Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
  • Mental Health

    Bahagia Itu Sesederhana Tidak Peduli.

    Kalau kamu tidak paham dan takut akan orang dengan mental illness, bersyukurlah.

    Bersyukurlah karena kamu tidak harus paham dan tidak harus tidak takut.

     

    Kalau kamu tidak paham bagaimana orang bisa melukai dirinya sendiri dan kamu beranggapan orang itu hanya cari perhatian, bersyukurlah.

    Bersyukurlah karena kamu tidak harus melukai dirimu sendiri agar dapat merasakan sesuatu.

     

    Kalau kamu tidak mengerti kenapa seseorang tidak makan dan memilih untuk kelaparan, bersyukurlah.

    Bersyukurlah karena kamu tidak harus merasa lapar, dan sehat.

     

    Kalau kamu tidak mengerti kenapa orang mengurung diri, tidak bisa berkata-kata, atau mencari pertolongan, bersyukurlah.

    Bersyukurlah karena kuharap kamu selalu punya seseorang, atau tempat untuk kamu berpaling dan bersandar saat kamu kesulitan dan membutuhkan.

     

    Kalau kamu tidak mengerti mengapa seseorang membutuhkan obat-obatan tertentu supaya mereka bisa berfungsi normal, bersyukurlah.

    Bersyukurlah karena kamu “normal”, dan tidak membutuhkan obat untuk merasa “normal”.

     

    Kalau kamu tidak mengerti bagaimana seseorang bisa berpikir untuk menggantung lehernya, atau melompat dari gedung tinggi, atau memutuskan untuk menelan obat hingga over dosis, bersyukurlah.

    Bersyukurlah karena kamu tidak harus mengerti dan tidak mau mengerti.

     

    Kalau kamu tidak mengerti, tidak paham, itu bagus, karena kamu tidak diwajibkan untuk itu.

     

    Terimakasih untuk ketidakpedulian mu, itu sangat sehat untukmu.

    Terimakasih untuk ketidakpedulian mu, itu sangat bahagia untuk hidupmu.